Agen Judi Harga loyalitas Di AC Milan

Agen Judi Harga loyalitas Di AC Milan Agen Judi – Pemain legenda Brazil pernah mendeskripsikan profesi pesepakbola sebagai “satu-satunya pekerjaan di mana karyawan punya kekuatan lebih besar daripada bosnya.” Rencana sebuah klub untuk musim berikutnya bisa terganggu dengan persetujuan pemain untuk pindah ke klub lain. Banyak faktor yang menentukan tentunya, salah satunya kepribadian pemain itu sendiri. Namun ada fakta di sepakbola modern ini, bahwa klub Italia tidak punya lagi kekuatan finansial yang dulu mereka miliki, bila dibandingkan rival-rival dari negara Eropa lain.

Dan bisa dibilang Juventus dan Napoli dua klub yang menonjol di Italia. Juve berhasil melipattigakan penghasilan matchday mereka bermodalkan stadion baru, dan bisa meningkat lagi dengan kesuksesan mereka meraup penghasilan dari ajang Liga Champions. Potensi Juve masih bisa meningkat dengan keputusan Arturo Vidal menolak Real Madrid.

Di sisi lain, di Naples, sebuah proyek tim dibuat dan dikonsolidasikan menurut rencana. Fakta bahwa Edinson Cavani bisa bertahan bersama Napoli di musim 2012/13 dan musim panas ini akhirnya pergi, bisa jadi sesuai rencana proyek ini. Dan karena itu juga, Marek Hamsik menyampaikan janjinya lewat agen bahwa dia akan bertahan di San Paolo, menanti rencana terealisasi –  Agen Judi.

Namun untuk AC Milan, prospek positif seperti itu sulit didapatkan. Tampaknya keluarga Berlusconi masih akan memiliki klub di masa depan, dan penerimaan status quo di Milan berarti mereka akan jarang menghabiskan banyak dana lagi. Jika Rossoneri tidak bisa menawarkan potensi finansial maupun prestasi seperti yang digunakan Juve dan Napoli untuk merayu Vidal dan Hamsik, mereka harus mencari cara lain untuk menambah daya tarik mereka agar pemain-pemain top mau tetap di Milan dan tidak ke klub lain yang lebih kaya.

Salah satu cara itu adalah memastikan bahwa akademi mereka mampu memproduksi pemain berbakat. Hanya dengan cara itulah, pemain seperti Francesco Totti, yang menolak tawaran klub besar untuk tetap bersama Roma yang menumbuhkannya, bisa ditemukan di Milan –  Agen Judi.

Dalam hal ini, Milan tampaknya sudah melakukan dengan benar. Mattia De Sciglio bergabung dengan akademi Milan dalam usia 10 tahun dan saat ini sudah menembus tim utama. Bryan Cristante masuk ke tim muda pada tahun 2009 dan sudah dipanggil ke tim utama untuk tahun 2013/14. Keduanya banyak dilirik klub lain, dan rekan-rekan Cristante di Primavera yang menjadi runner up Piala Viareggio 2013 akan segera menyusul keduanya.

Pilihan lain bagi Milan adalah meningkatkan popularitas dan pengaruh mereka sebagai klub, di ranah domestik maupun internasional. Penonton di San Siro relatif rendah, dengan rataan musim lalu hanya 43,561 – lebih sedikit dari separuh kapasitas maksimum. Sepuluh tahun lalu angkanya 61,534. Kuncinya sepertinya berasal di menambah jumlah fans junior. Skema seperti yang dilakukan klub Inggris Fulham ”My First Game”, di mana anak-anak yang menghadiri laga pertama mereka ditawari tur stadiond an sebuah sertifikat yang ditanda tangani manajer, bisa coba dilakukan –  Agen Judi.

Keuntungan selain bertambahnya jumlah penonton, menambah jumlah fans AC Milan yang masih anak-anak bisa menguntungkan saat beberapa fans muda tadi ternyata menjadi pesepakbola berbakat. Mario Balotelli misalnya, tidak direkrut pemandu bakat Milan, tapi dukungannya dari kecil adalah untuk Diavolo.

Tapi di luar negerilah potensi pertumbuhan itu benar-benar terlihat. Sukses Milan awal 1990an dan 200an membuat banyak fans bersemi di seluruh dunia. Keisuke Honda, pemain tengah Jepang, yang kelihatannya akan bergabung antara musim panas ini atau Januari 2014, merupakan fans Milan sejak kecil dengan idola striker Dejan Savicevic. Sukses Savicevic, pemain Kroasia Zvonimir Boban dan pemain Balkan lain di klub-klub Serie A lainnya berarti Milan, Juve, dan Inter punya dukungan banyak di Kroasia, Serbia, Makedonia, dan Albania.

Namun akhir-akhir ini Inter, Roma, Fiorentina, Palermo, dan Genoa lah yang menuai pemain muda Balkan, bukannya Rossoneri. Jika Milan sanggup menambah promosi mereka di sana, daerah yang dikenal memiliki banyak pemain berbakat, dan bahkan terlibat di level akar rumput, peluang akan ada Savicevic lain yang bermain di Milan akan naik drastis –  Agen Judi.

Daeah penuh potensi lain adalah Arab, di mana klub besar Italia juga banyak menuai dukungan. Meskipun sejarah konflik di daerah itu akan membuat ragu investor potensial, mungkin sekali Milan, dengan darah Mesir Stephan El Shaarawy, bisa berhasil menebarkan pengaruh di sana.

Sekedar perkiraan pengeluaran yang diperlukan, Chelsea menghabiskan 4.5 juta Euro setahun dari sponsor untuk biaya sosial. Dan hanya sebagian dari dana itu digunakan untuk pengembangan luar negeri, termasuk pembangunan lapangan-lapangan dengan tema Chelsea di Asia. Mungkin Milan bisa mulai beberapa proyek mirip dengan Chelsea.

Dan yang terakhir, Milan harus meyakinkan para pemainnya agar merasa diinginkan di San Siro. Klub itu memiliki reputasi kekeluargaan, dan masih mempekerjakan eks pemain dalam banyak jabatan. Namun saat ini Andrea Pirlo dan eks kapten Massimo Ambrosini mengeluh bagaimana mereka merasa diacuhkan saat meninggalkan skuad Milan. Dalam autobiografinya, Pirlo menceritakan bahwa, setelah mengabdi sepuluh tahun, dia hanya diberi pena sebagai hadiah perpisahan. Sedangkan Ambrosini, yang bergabung dengan Fiorentina musim panas ini, baru-baru ini mengeluh bahwa manajemen Milan tidak berkomunikasi dengannya untuk mengklarifikasi keadaannya di akhir musim lalu –  Agen Judi.

Klub punya alasan kuat membiarkan keduanya pergi, dan perlakuan yang sama sebenarnya juga diberikan Juventus di musim terakhir Alessandro Del Piero. Namun, apa yang akan dipikirkan De Sciglio, Cristante, dan El Shaarawy, yang dirinya telah dikatakan Adriano Galliano sebagai ”bisa dijual” saat pemain-pemain yang sudah mengabdi lama di klub merasa dikecewakan? Apakah itu akan menambah keinginan mereka tinggal bersama ”keluarga” Milan, bila ada banyak tawaran dari klub-klub lain yang lebih kaya?

Memang uang merupakan faktor utama, dan juga tidak ada pengganti bagi prestasi di lapangan, dan pemain yang harus memanfaatkan karir mereka yang singkat seoptimal mungkin, tidak bisa disalahkan bila melirik klub lain yang rumputnya lebih hijau. Namun kadang pemain lebih memilih tinggal bersama klub yang punya ikatan tersendiri. Milan seharusnya memaksimalkan kemungkinan itu –  Agen Judi.

Ditulis oleh Panduan Judi Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://panduanjudi.com/agen-judi-harga-loyalitas-di-ac-milan/ Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.