Manuel Pellegrini Ungkapkan Kelemahan Timnya

Manuel Pellegrini Ungkapkan Kelemahan Timnya 

Manuel Pellegrini Ungkapkan Kelemahan Timnya – Hasil kemenangan dalam laga akhir pekan kemarin sedikit membuat wajah Manuel Pellegrini tersenyum. Meski demikian mantan juara Liga Premier musim 2012 itu ingin memiliki rekor tandang yang sama baiknya dengan rekor penampilan di kandang dalam sisa paruh musim berikutnya.

Kemenangan 4-2 atas Fulham di laga tandang akhir pekan kemarin membuat City merupakan kesuksesan ketiga dari sembilan laga yang dilakoni pada musim ini, dan berdasarkan statistik hasil ini berbanding terbalik dengan rekor kandang mereka yang masih 100 persen dari delapan pertandingan.

Jika saja saat menghadapi Cardiff, Aston Villa, Chelsea dan Sunderland tidak menelan kekalahanm mungkin City sudah pasti menempati tahta teratas Liga Premier pada musim ini, jelang jamuan besar melawan Liverpool di Boxing Day.

Namun Pellegrini menegaskan bahwa pihaknya harus membuktikan kapasitasnya lebih baik lagi, termasuk ketika menghadapi juara Eropa Bayern Muenchen dan permainan menyerang harus seimbang dengan bertahan, mengingat dari dua pertandingan terakhir mereka sudah kebobolan lima gol.

“Mungkin anda mencari kepentingan yang lain ketika kami tidak memetik kemenangan di laga tandang,” ungkap Pellegrini.

“Kami memenangkan tiga laga tandang di Liga Champions, dua di ajang Piala Liga dan dari tiga pertandingan terakhir kami hanya memenangkan dua dan satunya imbang.

“Kemudian setiap orang melanjutkan pembicaraan bahwa kami sudah bisa memenangkan laga tandang dan kini semua orang menanggapi, karena Arsenal mampu mencetak tiga gol dan Fulham dua lebih banyak, namun saya ingin menekankan, bahwa kami sedang berupaya mempertajam seluruh aspek.

“Jika anda melihat statistik, maka kami berada di peringkat ketiga atau empat dalam urusan pertahanan terbaik di liga.”

Fulham bahkan sempat membuat kubu City was-was saat mereka mampu mengejar ketertinggalan dua gol, di mana salah satu diantaranya tercipta hasil gol bunuh diri Vincent Kompany sebelum City mencuri tiga angka melalui pemain pengganti Jesus Navas dan James Milner.

“Saya pikir secara keseluruhan Fulham tidak memperoleh kesempatan yang cukup banyak untuk mencetak gol,” lanjut Pellegrini.

“Kami hanya mengalami nasib buruk dengan gol kedua, dan satu lagi mereka berhasil menceploskan gol ke dalam gawang melalui serangan balik.

“Ini merupakan sesuatu hal yang lumrah jika anda melakukan serangan selama 90 menit dan malahan dalam suatu serangan balik tim lain bisa memanfaatkannya dengan satu gol.

“Namun saya pikir sebelum mereka mencetak gol, kami memiliki peluang tiga atau empat kesempatan yang sangat matang.

“Jika kami mencetak gol dan tim lain memperoleh empat, lima, enam peluang di setiap kesempatan untuk mencetak gol, tentu saja saya mulai prihatin dengan kondisi tim. Namun sejauh ini bukan hal tersebut yang menjadi kenyataan bagi kami.”

Sementara penjaga gawang Joe Hart – menorehkan penampilan perdana di Liga Premier sejak menelan kekalahan dari Chelsea pada 27 Oktober lalu – bermain sangat gemilang dan sempat mementahkan peluang matang di paruh pertama.